Sabtu, 04 Januari 2014

Apa itu Keluarga Sehat

Satuan terkecil di dalam masyarakat adalah keluarga, semua orang agaknya tahu konsep tersebut. Dari keluargalah pendidikan dimulai, dari keluargalah nilai-nilai moral ditanamkan, dan dari keluargalah anak ditanamkan banyak kesadaran tentang dunia mereka.

Budaya dan masyarakat semakin berkembang, dan memicu beberapa masalah yang terkuat dengan kesehatan lingkungan dan penyakit yang diakibatkan kerusakan lingkungan. Lingkungan hidup menjadi penting karena akan menentukan kualitas hidup manusia juga. Apakah keluarga sehat menjadi dambaan anda?


Tentu tidak ada orang yang tak setuju dengan keluarga sehat. Semua ingin mencapainya. Pada titik ini, kesehatan keluarga dan lingkungan menjadi terkait satu sama lain. Kesehatan keluarga adalah praktik atau perilaku yang dilakukan dengan sadar, bisa juga merupakan hasil belajar yang menjadikan keluarga aktif dan mandiri dalam rangka mewujudkan kesehatan.

Konsep Kesehatan Keluarga.

Tentu saja ada banyak faktor yang bisa diterapkan, mulai dari membuang sampah di tempat yang ditentukan, mengelola lingkungan hijau di sekitar rumah, atau memakan makanan sehat. Konsep kesehatan keluarga dan lingkungan adalah jalan supaya anggota keluarga mampu dan mau berperilaku bersih, sehat, serta berperan aktif terhadap penciptaan lingkungan yang sehat.

Jadi, konsep tersebut adalah pemandu bagi keluarga untuk mencapai hidup sehat. Karena berstatus sebagai konsep, tentu saja ada berbagai macam kriteria perilaku yang bisa dibangun untuk mengukur apakah sebuah keluarga telah mencapai pola hidup keluarga yang sehat, berikut di antaranya:

1. Menggunakan air bersih untuk mandi, memasak, dan untuk kebutuhan konsumsi
. Kesadaran untuk memakai air bersih harus diimbangi kesadaran dalam hal pemeliharaan sumber-sumber air. Lubang biopori bisa menjadi solusi pelestarian air, di mana anda bisa membuat lubang kecil di halaman rumah anda, yang bisa digunakan untuk penyerapan air.

2. Memeriksa jentik nyamuk di bak mandi dan memberantasnya
. Selain itu, faktor kebersihan rumah dan lingkungan sekitar rumah juga berperan dalam mencegah timbulnya penyakit fatal akibat nyamuk. Pemeriksaan tempat nyamuk berkembang biak, seperti tatakan kulkas, vas bunga, WC, talang air, dan lain sebagainya wajib dilakukan.

3. Tidak merokok di dalam rumah. Selain karena alasan kesehatan, larangan merokok di dalam rumah juga membantu anggota keluarga supaya mereka bisa merasa nyaman.

4. Menggunakan jamban sehat yang tidak berbau, tidak bisa dijamah oleh tikus dan serangga, tidak mencemari tanah dan sumber air minum, mudah dibersihkan, dan tidak berbau.

5. Mengelola sampah secara mandiri. Maksudnya, pisahkan antara sampah organik dan non organik, serta menyediakan alat untuk mengurai sampah organik. Pengelolaan sampah secara mandiri bisa membantu pelestarian lingkungan secara maksimal. Selain itu, hasil daur ulang sampah plastik bisa dijadikan barang kerajinan yang bernilai ekonomis.

6. Membersihkan rumah minimal seminggu sekali. Anda tentu sudah mengenal salah satu jenis pekerjaan ringan seperti mengepel lantai, dan ya, pekerjaan semacam ini nyatanya masih sangat efektif untuk menjaga lingkungan di dalam rumah maupun di sekitar rumah anda, seperti halaman depan dan belakang. Lingkungan semacam itu akan membuat keluarga anda menjadi lebih sehat dan merasakan kenyamanan ketika mereka berada di dalam rumah.

Keluarga Sehat: Capaian Akhir.

Keluarga sehat dan lingkungan merupakan sebuah konsep yang akan membantu anda dan anggota keluarga menjadi lebih baik, dan juga menjadi lebih berkualitas. Lingkungan di sini menjadi sebuah faktor penting yang mesti dijaga dengan baik, dan juga ditingkatkan kualitasnya, supaya hidup sekeluarga menjadi lebih baik juga.

Sumber : http://jujubandung.biz/2013/11/13/apa-itu-keluarga-sehat/

Terima Kasih Atas Kunjungannya, Semoga Bermanfaat...

Artikel Yang Lain